thumb

Solusi Penanganan Impaksi Gigi Bungsu, RSUD SSMA Gelar Penyuluhan

PONTIANAK - Impaksi gigi bungsu merupakan kondisi ketika gigi bungsu tidak dapat tumbuh dengan normal atau keluar dari gusi dengan benar. 

“Hal ini biasanya dikarenakan gigi bungsu tidak mendapatkan ruang yang cukup untuk tumbuh dari gusi, seringkali menyebabkan rasa sakit.” ungkap drg Nindica Ayu Soviarini ketika memberikan edukasi di RSUD SSMA Kota Pontianak, Kamis, (13/3/2025)

Menurutnya, penyebab impaksi gigi bungsu beragam, mulai dari kekurangan ruang pada rahang, genetik dan pertumbuhan abnormal gigi.

“Akibatnya gigi bungsu yang terimpaksi dapat menyebabkan rasa sakit, pembengkakan, infeksi, bahkan kerusakan pada gigi yang berada di sekitarnya.” imbuhnya.

Dia juga menambahkan gejala impaksi gigi bungsu biasanya meliputi nyeri atau rasa tidak nyaman di area sekitar gigi impaksi, pembengkakan pada gusi atau rahang, kesulitan membuka mulut, bau mulut dan radang gusi atau infeksi.

“Penanganan gigi impaksi melalui dua cara yaitu yang pertama pemantauan, dokter gigi akan memantau perkembangan gigi melalui pemeriksaan rutin dan foto rontgsen, yang kedua melakukan tindakan odontektomi yang merupakan prosedur pencabutan gigi dengan teknik khusus yaitu pembedahan atau operasi kecil.” tambahnya.

Odontektomi sering dilakukan pada gigi yang berada dalam posisi yang sulit dijangkau seperti gigi geraham bungsu yang impaksi.

“Penting bagi setiap orang untuk mengenali tanda dan gejala impaksi gigi bungsu untuk segera mencari penanganan yang tepat. Dengan pemantauan yang baik, pengobatan konservatif atau pencabutan gigi bungsu, masalah impaksi gigi bungsu dapat diselesaikan tanpa masalah kesehatan jangka panjang.” pungkasnya (PKRS-Humas/rsudssma)