thumb

Kenali Jenis Gigi Berlubang dan Perawatan Yang Dibutuhkan

PONTIANAK - Gigi berlubang atau karies gigi adalah masalah kesehatan yang sering dialami banyak orang. Kondisi ini terjadi ketika lapisan pelindung gigi (email) terkikis akibat bakteri yang berkembang biak di dalam rongga mulut yang menyebabkan kerusakan pada gigi.

“Ciri ciri karies gigi dapat dilihat ketika gigi berwarna coklat/kehitaman, terdapat lubang pada gigi yang jika dibiarkan akan semakin membesar dan gusi bisa bengkak dan keluar nanah.” Ungkap drg Putri Rahmaniah Nur Hanisa

Hal tersebut disampaikannya ketika memberikan edukasi kesehatan kepada 20 pasien dan pengunjung RSUD SSMA Kota Pontianak tentang jenis gigi berlubang dan perawatan yang dibutuhkan untuk penanganan, Selasa, 25/3/2025.

Mengenali jenis gigi berlubang sejak dini sangat penting untuk mencegah kerusakan gigi yang lebih parah dan menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan. Semakin cepat masalah gigi terdeteksi, semakin mudah untuk mengatasinya dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

Menurutnya, gigi berlubang umumnya disebabkan oleh kebersihan mulut yang buruk, makanan dan minuman yang manis, konsumsi makanan asam, kekurangan flouride, bakteri dalam mulut, faktor genetik, kebiasaan buruk mengunakan benda keras pada gigi, serta mulut kering (xerostomia).

Jenis gigi berlubang dan perawatan yang dibutuhkan ada tiga, yang pertama ketika gigi berlubang mengenai email gigi akan terlihat sedikit kehitaman pada gigi dan belum terasa sakit. Tindakan yang dibutuhkan penambalan gigi.

“Untuk gigi berlubang yang sudah mengenai dentin maka warna kehitaman/lubang semakin jelas, gigi juga akan mulai terasa sakit saat mengkonsumsi makanan dan minuman panas atau dingin. Perawatan yang dibutuhkan dengan penambalan tanpa/dengan bahan pelindung.” sambungnya

Sedangkan jika gigi berlubang hingga ke pulpa, akan timbul bengkak dan mengeluarkan nanah (abses gigi), rasa sakit tiba-tiba, berdenyut dan menganggu aktivitas. Perawatan yang dibutuhkan menjadi lebih kompleks yaitu perawatan saluran akar dengan penambalan mahkota gigi dan jika tidak memungkinkan penambalan akan dilakukan pencabutan gigi.

“Sebelum gigi berlubang sebaiknya tidak mengabaikan berbagai gejala yang ada mulai dari bercak putih pada gigi yang jika berkembang menjadi gigi berlubang yang mana lubang semakin membesar bisa menimbulkan rasa sakit/sensitif dan keluar nanah/rasa asin di gusi.” lanjutnya

Mari mulai dari sekarang menjaga kesehatan gigi dan cegah gigi berlubang dengan rajin sikat gigi dua kali sehari selama dua menit (pagi 30 menit setelah sarapan dan pada malam hari sebelum tidur), menggunakan benang gigi (dental floss) pada sela-sela gigi, menghindari makanan dan minuman manis/asam.

“Selain itu gunakan pasta gigi mengandung flouride, menjaga hidrasi dan mengkonsumsi makanan yang baik untuk gigi serta kunjungan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.” tutupnya (PKRS-humas/rsudssma)