Workshop Bahasa Isyarat, Tingkatkan Layanan Inklusif Tenaga Kesehatan

Sejumlah dokter, perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya mengikuti kegiatan workshop bahasa isyarat yang diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang inklusif bagi penyandang disabilitas, Kamis, (29/1/2026).
Workshop ini bertujuan membekali tenaga kesehatan dengan keterampilan dasar bahasa isyarat agar komunikasi dengan pasien dapat berjalan lebih efektif dan empatik.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi teori dan praktik langsung, termasuk pengenalan kosakata medis dasar dalam bahasa isyarat serta simulasi pelayanan pasien.
Diharapkan melalui workshop ini, tenaga kesehatan semakin siap memberikan layanan yang ramah, setara, dan tanpa hambatan komunikasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
