Terjebak Obesitas? Kenali Gejala dan Temukan Solusinya

PONTIANAK - Ditengah gaya hidup modern yang serba cepat, berdampak pada kondisi kesehatan yang serius, salah satunya adalah obesitas. Sayangnya, sebagian orang baru menyadari kondisi ini ketika keluhan sudah muncul dan mengganggu aktivitas harian.
Adanya Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK. 01.08/Menkes/509/2025 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Obesitas Dewasa, merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani masalah obesitas.
Menyikapi hal tersebut RSUD SSMA Kota Pontianak memberikan penjelasan gejala obesitas dan solusinya, Senin (8/12/2025).
Penyuluh Daryati, S.KM mengatakan bahwa obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan.
"Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya Obesitas seperti pola makan tinggi kalori, kurang latihan fisik, stress, gangguan hormonal hingga faktor genetik, namun apapun penyebabnya obesitas perlu ditangani secara serius," jelas Daryati saat mengedukasi pengunjung.
Menurutnya, Obesitas dapat dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Pada orang dewasa, kriteria obesitas ditentukan dari nilai Indeks Massa Tubuh atau IMT yang mencapai 25 kg/m atau lebih. Sementara itu, penilaian obesitas pada anak-anak perlu disesuaikan dengan usia dan jenis kelaminnya.
Ia juga mengatakan bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti diabetes melitus tipe 2, hipertensi, penyakit jantung, kolesterol tinggi, gangguan hati, hingga kanker tertentu.
"Kabar baiknya, Obesitas bisa dikendalikan, bahkan dapat dicegah. Lakukan perubahan gaya hidup yang konsisten, mulai dari ubah pola makan secara bertahap, perbanyak latihan fisik, pantau berat badan dan lingkar pinggang, tidur yang cukup, dan kendalikan stress," tuturnya
"Obesitas bukan akhir dari segalanya, mengenal gejalanya sejak awal dan mengambil langkah tepat dapat mengembalikan kualitas hidup," Pungkasnya
(PKRS-humas/rsudssma)
