thumb

RSUD SSMA Berikan Informasi Strategi Pengobatan Penderita Diabetes Saat Berpuasa

PONTIANAK – Penderita diabetes perlu memperhatikan sejumlah hal saat berpuasa, pasalnya penderita diabetes memiliki tantangan tersendiri untuk dapat terhindar dari risiko apabila menjalankan puasa.

Perlunya penderita diabetes memahami secara mendalam mengenai bagaimana strategi pengobatan saat berpuasa, hal ini disampaikan oleh edukator dr. Nihayatus Solikhah kepada 19 pasien dan pengunjung RSUD SSMA. Selasa (25/2/2025).

Menurutnya, risiko yang sering terjadi pada saat penderita diabetes  berpuasa adalah risiko glukosa darah turun secara tiba – tiba. Pada keadaan ini, seorang pasien dengan diabetes dapat merasakan gejala berdebar, banyak keringat, gemetar, rasa lapar, pusing, gelisah, mata berkunang-kunang, kejang, hingga penurunan kesadaran.
 
“Selain itu risiko glukosa darah yang tiba tiba meningkat dapat mengancam seorang diabetisi ketika berpuasa. Kondisi peningkatan glukosa darah ini akan membuat semakin cepat keadaan komplikasi DM yang terjadi pada pembuluh darah yang besar dan kecil, seperti gangguan di retina, gangguan di saraf, gangguan ereksi pada pria, hingga penyakit jantung koroner dan stroke,” ungkapnya.

Dokter Nihayatus mengatakan, agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh penderita diabetes sebelum berpuasa. Pertama, seorang penderita diabetes melitus disarankan berkonsultasi ke dokter satu atau dua bulan sebelum puasa dimulai. 

Kedua, penderita diabetes harus memperhatikan penyesuaian obat anti diabetes yang diminumnya dan atau insulin yang digunakan. Pasalnya, adanya perubahan jam makan pada saat berpuasa tentunya akan mempengaruhi jenis dan dosis obat atau insulin yang digunakan. 

Ketiga, penderita diabetes perlu melakukan modifikasi latihan fisik selama puasa, kegiatan berolahraga dianjurkan dilaksanakan setelah berbuka untuk mencegah terjadinya hipoglikemia pada pasien.

Bulan ramadan merupakan bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat muslim, seyogyanya juga dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk para penderita diabetes, dengan melakukan persiapan yang baik sebelum melakukan ibadah puasa agar dapat menjalankan ibadah dengan aman,” pungkasnya. (PKRS-humas/rsudssma).