Mitos atau Fakta? Bongkar Rahasia Kesehatan Gigi dan Mulut
1.jpeg)
PONTIANAK - Kesehatan gigi dan mulut sering kali dianggap sepele. Banyak orang baru pergi ke dokter gigi saat rasa sakit sudah tak tertahankan.
"Padahal, kebiasaan sehari-hari dan informasi yang keliru bisa berdampak besar pada kesehatan mulut. Tidak sedikit mitos yang masih dipercaya masyarakat hingga sekarang," ujar drg. Erly Berlianda ketika memberikan edukasi di RSUD SSMA Kota Pontianak, Senin, (5/1/2026).
Mitos yang sering beredar seperti mencabut gigi atas akan menyebabkan kebutaan. Faktanya secara medis tidak ada hubungan langsung karena saraf gigi dan mata berbeda.
Menurutnya, mitos lainnya seperti gigi susu tidak perlu dirawat karena nanti akan tanggal sendiri. Faktanya gigi susu membantu anak mengunyah makanan dengan baik dan akhirnya memperbaiki gizi anak serta berperan dalam berbicara dan pengucapan.
Banyak orang juga mengira ketika menyikat gigi dengan tekanan kuat akan membersihkan gigi lebih maksimal. Faktanya, menyikat gigi terlalu keras justru bisa merusak enamel gigi bahkan melukai gusi hingga menyebabkan gusi turun dan gigi dapat menjadi lebih sensitif.
"Selain itu, masih ada juga orang yang percaya cabut gigi dapat mengatasi sakit gigi. Faktanya, cabut gigi merupakan alternatif solusi terakhir dan beberapa kasus dapat diatasi dengan penambalan, perawatan saluran akar atau pembersihan karang gigi," lanjutnya.
Ia berpesan jangan mudah percaya dengan mitos yang beredar, menjaga kesehatan gigi dan mulut tidak hanya dengan menyikat gigi, tetapi juga dengan kebiasaan yang benar dan pemeriksaan rutin.
"Dengan memahami perbedaan antara mitos dan fakta, kita bisa lebih bijak dalam merawat gigi dan mulut. Ingat, gigi yang sehat bukan hasil tebakan, tetapi hasil perawatan yang benar," tutupnya. (PKRS-Humas/rsudssma)
